Nasional

Yusril: Aksi Teror Jangan Membuat Kegiatan Ekonomi Terhenti

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Yusril Ihza Mahendra berharap teror bom di Surabaya yang terjadi hari Minggu, (13/5/2018) kemarin jangan sampai membuat kegiatan ekonomi terhenti.

Pasalnya kata Yusril, ledakan bom di depan tiga gereja di Surabaya terjadi menjelang datangnya bulan Ramadhan, banyak warga yang kuatir dengan situasi ini, sehingga beberapa mall dan kegiatan bisnis serta kegiatan sekolah terhenti.

Keadaan ini kata Yusril, makin diperparah dengan peledakan bom bunuh diri susulan di depan gerbang Mapolresta Surabaya Senin pagi (14/5/2018).

“Tujuan teror adalah menciptakan ketakutan yang meluas kepada warga masyarakat. Kalau ketakutan itu meluas maka tujuan dari tindakan teror menjadi tercapai,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir abadikini.com.

Mantan Mentari Hukum dan HAN ini menjelaskan, dengan meluasnya rasa takut, maka masyarakat pun enggan ke luar rumah dan melakukan aktivitas-aktivitas ekonomi.

“Bila keadaan ini berlanjut maka perekonomian yang sudah lesu akan bertambah lesu, yang berpotensi meruntuhkan negara,” ujarnya.

“Teror bom jangan membuat perhatian kita beralih dan lengah dari persoalan politik yang menjadi agenda nasional, Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Juga jangan memalingkan perhatian kita dari kesulitan ekonomi yang tengah melilit masyarakat, kurs dollar yang terus menekan rupiah dan beban utang negara yang kian mencemaskan,” jelasnya.

“Bagi masyarakat kecil yang cari uang  untuk makan sehari-hari, isu teror bom yang bisa terjadi di mana saja, benar-benar menyusahkan. Apalagi lusa kita sudah memasuki bulan Ramadhan, dan sebentar lagi lebaran. Bayangkan puasa dan lebaran tidak punya uang, dampaknya akan luar biasa bagi masyarakat kecil dan menengah,” tambahnya menjelaskan.

Karena itu kata Yusril, meskipun kita harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi serangan teroris dan bersatu padu melakukan perlawanan, “namun jangan dilupakan adanya suasana yang kondusif agar beban hidup rakyat kecil tidak makin parah,” pungkasnya.

sumber : abadikini.com

ed : amre

Comments
To Top