Berita Dewan Dakwah

Pemuda Dewan Dakwah Mengutuk Keras Pembakaran Bendera Tauhid

Forum Pemuda Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia sangat menyesalkan dan mengutuk keras sikap beberapa oknum Banser NU yang membakar bendera bertuliskan ‘Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah’ karena menganggap bendera tersebut milik organisasi atau kelompok tertentu.

Pemuda DDII berkeyakinan bahwa agama Islam memiliki simbol-simbol yang sakral dan sangat dihormati oleh pemeluknya yaitu kalimat “Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah”.

“Ia adalah simbol yang paling dihormati oleh kaum Muslimin dan Mukminin seluruh dunia tanpa terkecuali,” jelasnya.

Maka, lanjutnya, dimana pun dan dalam bentuk apapun simbol itu berada, harus dihormati sebagai simbol milik seluruh umat Islam. “Bukan milik organisasi atau kelompok tertentu.”

“Maka kami amat sangat menyesalkan dan mengutuk keras sikap beberapa oknum Banser NU yang membakar bendera bertuliskan ‘Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah’ karena menganggap bendera tersebut milik organisasi atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Ia menyatakan, atas kejadian yang terindikasi pelecehan simbol-simbol agama tersebut, “maka kami meminta secara organisatoris, kepada pengurus pusat Banser untuk meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia dan dunia pada umumnya atas insiden fatal tersebut.”

Pemuda DDII menuntut aparat hukum untuk menindak pelaku dan inisiator di balik insiden tersebut dengan penuh kredibelitas, transparan, dan tegas.

Pemuda DDII menyerukan agar kasus ini tidak dibiarkan menjadi bola liar yang terus berkembang, dan akan berefek pada kemarahan publik yang tidak terbendung.

Pemuda DDII menyatakan, “Siap membela kalimat “Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah” selagi hayat masih dikandung badan.

Forum Pemuda Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia juga mendukung terhadap sikap MUI dalam menyikapi kasus pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat.

“(Kami) mendukung sikap Majelis Indonesia Indonesia (MUI) yang turut menyesalkan insiden di atas serta mendukung upaya untuk menjaga ukhuwah dan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ketua Forum Pemuda DDII Dadhe Ruba’i Misbahul Anam bersama Sekjen Imam Taufik Alkhotob di Jakarta kemarin dalam pernyataannya.***

*

Comments
To Top