Berita Dewan Dakwah

HIMBAUAN  DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA PASCA PEMILU 2019

SURAT HIMBAUAN
DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA

Nomor : 055/S.Him/IV/1440H/2019M

Pemilihan Umum (Pemilu) untuk Presiden dan Anggota Legislatif tahun 2019 pada tanggal 17 April 2019 telah berakhir. Hajatan Pemilu ini telah memakan biaya yang cukup besar (sekitar 25 Triliun) ditengah kondisi masyarakat Indonesia yang masih banyak berada di garis kemiskinan. Oleh sebab itu, agar Pemilu ini dapat bermanfaat secara signifikan dan biaya yang dikeluarkan tidak mubazir, maka Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia merasa perlu membuat himbauan sebagai berikut, yaitu  :

  1. Bersyukur kehadirat Allah SWT atas terlaksananya Pemilu untuk Presiden dan Anggota Legislatif tahun 2019 dengan aman dan damai seraya mendoakan bangsa dan negara Indonesia terhindar dari perpecahan dan tipu daya orang orang yang menginginkan bangsa dan negara Indonesia tidak berdaulat.
  2. Penyelenggara Pemilu di seluruh tingkatan agar takut kepada azab Allah SWT jika berbuat curang dalam proses penghitungan dan rekapitulasi suara hingga diputuskan di KPU Pusat. Bagi yang sudah terlanjur berbuat curang untuk segera bertobat dan tidak melakukannya kembali. Kecurangan sekecil apapun akan berdampak pada hilangnya kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu termasuk hasil akhirnya serta dapat memicu situasi yang tidak kondusif di masyarakat.
  3. Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) agar dapat bekerja secara independen dan professional serta tidak takut akan tekanan/ancaman/intimidasi dari siapapun. Bawaslu juga harus segera merespon setiap aduan masyarakat terkait dengan indikasi kecurangan Pemilu baik sebelum maupun sesudah pencoblosan dan memberikan keputusan dengan seadil adilnya. Informasi indikasi kecurangan sekecil apapun yang tersebar di masyarakat atau di media sosial harus segera diselidiki dan diklarifikasi ke publik sehingga tidak memantik kemarahan publik yang beresiko pada situasi keamanan. Rakyat akan bersama Bawaslu selama bekerja secara independen dan professional.
  4. Meminta pihak aparat keamanan untuk tetap berlaku netral dan menjaga keamanan demi stabilitas sosial dan politik Indonesia.
  5. Ummat Islam agar mengawal surat suara hingga penghitungan akhir dan melaporkan setiap potensi kecurangan kepada pihak yang berwenang.
  6. Ummat Islam untuk bersikap tenang dan waspada serta tidak mudah mempercayai dan terprovokasi informasi bohong (HOAX) yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan ummat dan bangsa Indonesia.
  7. Seluruh jajaran pemerintah Republik Indonesia agar bersikap adil dan tidak berpihak kepada peserta Pilpres maupun Pileg 2019 manapun dan mendorong penyelenggara pemilu untuk berlaku jujur, adil dan transparan.
  8. Keluarga Besar Dewan Da’wah turut berduka atas meninggalnya para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sedang menjalankan tugas, semoga Allah SWT. membalas segala kebaikkannya dan mengampuni segala kesalahannya sekaligus menjadikan peristiwa ini sebagai muhasabah bagi kita semua bahwa maut bisa datang kapan saja sehingga kita selalu bekerja secara jujur dan ikhlas hingga akhir hidup kita.

Demikianlah himbauan ini kami buat, semoga Allah SWT  senantiasa melindungi ummat, bangsa dan negara Indonesia. Hasbunallah Wani’mal wakil ni’mal mawla wani’man nashir

Jakarta, 19 April 2019

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

       (Prof. Dr. Ir. H. AM Saefuddin)                                  ( Drs. H. Mohammad Siddik, MA)
Ketua Pembina                                                                    Ketua Umum

Comments
To Top