Artikel

Hadiahnya Kaya dan Ditutupnya Kemiskinan

Oleh: Dani Daryuniman*

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ زَائِدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي خَالِدٍ الْوَالِبِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا قَدْ رَفَعَهُ قَالَ
يَقُولُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى وَأَسُدَّ فَقْرَكَ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلًا وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Daud dari Imran bin Zaidah dari Ayahnya dari Abu Khalid Al Walibi dari Abu Hurairah dia berkata, “Saya tidak mengetahui hadits ini melainkan ia telah memarfu’kannya (kepada Nabi), beliau bersabda, “Allah berfirman: “Wahai anak Adam, luangkanlah waktumu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan (batin). Akan Aku tutupi kemiskinanmu. Dan jika kamu tidak melakukannya, maka Aku akan masuki hatimu dengan kesibukan dan tidak akan Aku tutupi kemiskinanmu.” (HR. Ibnu Majah: 4097) – http://hadits.in/ibnumajah/4097

Ikhwan Fillah…

Dalam hadits di atas djelaskan, bahwasanya Allah menjanjikan kepada orang yang beribadah kepadaNya sepenuhnya dengan dua hadiah sebaliknya mengancam bagi yang tidak beribadah kepadaNya dengan sepenuhnya dengan dua siksa. Adapun dua hadiah itu adalah Allah mengisi hati orang yang beribadah kepadaNya sepenuhnya dengan kekayaan serta memenuhi kebutuhannya. Sedang dua siksa itu adalah Allah memenuhi kedua tangan orang yang tidak beribadah kepadaNya sepenuhnya dengan berbagai kesibukan, dan ia tidak mampu memenuhi kebutuhannya, sehingga ia tetap membutuhkan kepada manusia.

Maka siapa yang hatinya dikayakan oleh Yang Maha Memberi kekayaan, niscaya tidak akan didekati oleh kemiskinan selama-lamanya. Dan siapa yang kedua tangannya dipenuhi rizki oleh Yang Maha Memberi rizki dan Mahaperkasa, niscaya ia tidak akan pernah pailit selama-lamanya. Sebaliknya, siapa yang hatinya dipenuhi dengan kefakiran oleh Yang Mahakuasa dan Maha Menentukan, niscaya tak seorangpun mampu membuatnya kaya. Dan siapa yang disibukkan oleh Yang Mahaperkasa dan Maha Memaksa, niscaya tak seorangpun yang mampu memberinya waktu luang.

Ikhwan fillah….

Mari kita maksimalkan semaksimal mungkin ibadah kita di bulan yang mubaarak ini…

Jangan biarkan waktu dari detik ke detik…

Menit ke menit meskipun di penghujung Ramadhan!

Ingat wahai saudaraku,

Waktu itu adalah modal kita…

Waktu akan diminta pertanggung jawabaan nanti pada yaumul qiyamah terhadap apa yang kau perbuat…

Wahai saudaraku…

Sekarang ini kita berada di penghujung bulan yang diberkahi…

Mari kita Tingkatkan ibadah kepada ALLAH dengan mengerjakan amal shaleh..

Yaa Rabb!..

kami memohon kepadaMu dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang luhur agar senantiasa meneguhkan hati kita semua untuk selalu mentaatiNya serta istiqomah diatas ketaatan kepadaNya..

Yaa ALLAH…
Kami memohon kepadamu…

Jadikan akhir perjalanan Ramadhan kami dalam keadaan Engkau ridha kepada kami..

Yaa Rabb..

Terimalah amal shaleh kami yaa ALLAH..

Ampuni dosa-dosaku, dosa ibu bapakku, dosa guru-guruku dan umumnya kaum muslimin baik yang disengaja maupun tidak disengaja…dan sesungguhnya Engkau Maha Pengampun…

Yaa ALLaH…
Inilah doa kami…
kabulkan permohonan kami yaa Rabb…

آمين يارب العالمين

Semoga Bermanfaat

Tasikmalaya, 11.6.2018
*)Pengurus Dewan Dakwah Islamiyya Indonesia Kota Tasikmalaya

Comments
To Top