Berita

Fozwil Jabar Kampanyekan Bayar Zakat via Lembaga

“Bayar Zakat melalui Lembaga, lebih tepat, lebih bermanfaat,” ungkap Ketua Umum Fozwil Jabar 2018 – 2021, H. Herman di sela Rakor Fozwil Jabar, Jumat 3 Mei 2019 di bilangan Viaduct, Bandung.

Herman berpendapat, bahwa salah satu tujuan ibadah zakat adalah mengentaskan kemiskinan. “Dari sudut pandang maslahat yang lebih besar, jika zakat dikelola secara kelembagaan dengan berpegang pada prinsip tata kelola yang baik, maka dampaknya akan lebih luas,” papar Herman.

Sebaliknya, masih menurut Herman, jika zakat diserahkan langsung kepada mustahik, paling tidak terdapat dua ekses. Pertama, penyaluran lebih bersifat karitatif, selesai pada saat disalurkan. Kedua, berpotensi meneguhkan jarak strata sosial (kesenjangan si kaya – si miskin) antara donor dan penerima manfaat. Donor sebagai pihak pemberi, dan sebaliknya, mustahik, sebagai pihak penerima.

Karenanya, Herman mengajak kaum muslimin, utamanya para Muzakki, untuk mengoptimalkan momentum Ramadhan kali ini dengan menunaikan zakat melalui Lembaga.

Dengan berzakat melalui lembaga, sambung Herman, akumulasi dana zakat yang terkumpul potensial lebih besar, sehingga memungkinkan untuk dikelola melalui program – program strategis yang lebih berkelanjutan bagi pengentasan kemiskinan.

“Edukasi ke tengah masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga tak pernah lelah, terus disampaikan. Tentunya ke Lembaga yang independen, profesional, amanah dan transaparan.,” pungkas Herman.

Forum Zakat (FOZ) sendiri adalah Rumah besar gerakan Zakat Indonesia, tempar berhimpun Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sekitar 136 Lembaga Amil Zakat yang sudah bergabung dalam wadah ini antara lain: Dompet Dhuafa, DT Peduli, Rumah Zakat, Inisiatif Zakat Indonesia, Rumah Amal, Pusat Zakat Umat (PZU), Sinergi Foundation, Laznas Dewan Dawah, Panti Yatim Indonesia (PYI), Rumah Yatim, dll

Comments
To Top