Nasional

1000 Anak Yatim dan Dhuafa seBandung Raya Ikuti SuperCamp Anak Hebat 2018

Yayasan Majelis Taklim Cinta Allah gelar pelatihan SuperCamp Anak Hebat (SCAH) 1000 Anak Yatim dan Dhuafa dengan tema Religius, Kreatif, Cinta tanah air dan menjadi insan milenial berakhlak mulia di zaman now. Acara  diselenggarakan di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikav), Jalan Purabaya, Padalarang selama dua hari, 13-14 Oktober 2018 kemarin.

Ketua Panitia SCAH 2018 M. Sulaemi Al Asyari mengungkapkan para peserta dilatih soft skill berupa pemberian materi dan motivasi untuk melatih kerjasama setiap anak.

Ia juga menjelaskan, salah satu dari tema SCAH kali ini para panitia mengambil kebudayaan dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Dari 1000 anak dibagi menjadi 50 kelompok, masing-masing 30 kelompok akhwat dan 20 kelompok ikhwan oleh panitia. Sebanyak 50 anak maju kedepan untuk merepresentasikan dari kelompok mereka masing-masing dengan atribut kebudayaan yang dipakaikan oleh kaka fasilitator.

“Kami seperti melihat parade kebudayaan Indonesia yang ditampilkan para peserta lewat tangan-tangan kreatif fasilitatornya,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Super Camp Anak Hebat 1000 Anak Yatim dan Dhuafa ini bukan acara yang biasa karena acara ini dikemas untuk memuliakan anak yatim seperti dalam hadits Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.”

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pembina Mata Cinta, M. Ramdhan Komaruzzaman, dan Wakil Wali kota Cimahi Ngatiyana untuk membuka acara SCAH 2018.

Untuk menjemput dan mengantar para peserta SCAH, panitia melibatkan komunitas otomotif Suzuki Carry Club Indonesia (SCCI) Region Bandung Raya ***am/abah apo

 

Comments
To Top